Warning: posix_getpwuid() has been disabled for security reasons in /home/smartki3/public_html/stiepemuda.ac.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-direct.php on line 199

BEM STIE Pemuda Gelar Workshop PDKM (Pelatihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa) yang berlangsung selama dua hari di Gedung Aula Politeknik Indonesia, Kamis (20/12/2018).

BEM STIE Pemuda Gelar Workshop PDKM (Pelatihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa) yang berlangsung selama dua hari di Gedung Aula Politeknik Indonesia, Kamis (20/12/2018).

“Mahasiswa merupakan aset bangsa yang perlu dibina serta dikembangkan dengan dibekali kemampuan hard skill dan soft skill. Organisasi dalam kemahasiswaan merupakan wadah mahasiswa dalam mengeksplorasi berbagai kemampuan, bakat dan minat. Kemampuan kepemimpinan yang mampu mengayomi sebuah organisasi dan seluruh anggota organisasi menjadi suatu kewajiban yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.” Ujar Dr. H. Nuryadi, S. Sos., M. M., selaku Direktur Politeknik Indonesia.

Workshop PDKM tentunya memiliki tema yaitu, “Pengembangan Etika Kepemimpinan Mahasiswa yang Kreatif & Dinamis”. Dengan tujuan mempersiapkan mahasiswa dalam mengelola organisasi maupun lembaga kemahasiswaan serta mampu menciptakan perbedaan karakter pemimpin berintegritas dalam lingkup kampus yang demokratis.

“Pemimpin adalah orang yang utama dan terutama menentukan keberhasilan suatu organisasi. Tipe pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu mengatasi berbagai macam karakter staffnya, tidak semena-mena menyuwuh bawahan atau staffnya. Tetapi, pemimpin harus mengayomi rakyatnya, ikut kerja, visioner, berjiwa entrepeneur dan beretika.” Ucap bapak Komarun Zaman, S.E., M.M. selaku Pembina Badan Eksekutif Mahasiswa STIE Pemuda Surabaya, Kamis (20/12/2018).

Dalam Workshop PDKM, terdapat beberapa materi yang diterima oleh para peserta yaitu, Kepribadian kebangsaan mahasiswa berkarakter, Budaya dan etika kepemimpinan dalam berorganisasi, Keterampilan berkomunikasi (Public Speaking), dan penulisan proposal serta laporan pertanggungjawaban suatu kegiatan.

“Orang tua menginvestasikan diri kita dengan biaya yang tidak murah alias mahal. Kita semua harus mampu melanjutkan tongkat estavet yang ada. Kita harus jual skill kita. Karena percuma jika kita memiliki keahlian yang bagus, tetapi tidak bisa memanfaatkannya dengan baik.” Kata Bunda Dian Sri Wahyuni, S.E. selaku Dosen Politeknik Indonesia, Kamis (20/12/2018).

Kegiatan Workshop PDKM diikuti oleh keluarga besar Badan Eksekutif Mahasiswa yaitu pengurus dan anggota BEM STIE Pemuda periode tahun 2018-2019 serta pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Politeknik Indonesia.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang membacanya.

BEM STIE Pemuda

Siap Bekerja – Siap Berkarya – Memperjuangkan Asa