Pada hari Sabtu, 26 Januari 2019 diadakan Sosialisasi Program Nasional Direktorat Jenderal Belmawa Kemenristekdikti Bagi Perguruan Tinggi Di Lingkungan LLDIKTI Wilayah VII tahun 2019 di Aria Gajayana, Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh 220 peserta yang berasal dari perguruan tinggi swasta, sekolah tinggi, institut, politeknik, dan lain sebagainya. Adapun tujuan diadakan acara ini adalah untuk memberikan pemahaman bahwa prestasi yang mahasiswa dan peserta didik merupakan tanggung jawab dari bagian kemahasiswaan secara khusus dan lembaga secara umum yang mana akan di masa mendatang juga sangat berpengaruh pada kemajuan lembaga.

Beberapa hal yang disampaikan Bapak Dr. Widyo Winarso, M. Pd. selaku Sekretaris LLDIKTI Wilayah VII sekaligus narasumber dalam kegiatan ini yakni menjelaskan tentang kegiatan sosialisasi ini yang digadang sebagai ajang silaturahmi, jejaring, sharing, tukar pengalaman, managing dengan tujuan mengingkatkan prestasi mahasiswa untuk meningkatkan perguruan tinggi dan Memperluas cakupan prestasi dan kompetensi di tingkat regional dalam bidang debat pada NUDC (National University Debating Championship) dan KDMI (Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia).

Program nasional yang menjadi agenda tahunan dari Kemenristekdikti ini sudah memiliki jadwal tetap dengan host yang bergantian. Sudah barang tentu kegiatan yang bersifat kompetisi ini juga sebagai alat pengembang budaya akademik, men-support kemampuan mahasiswa dan meningkatkan jumlah mahasiswa yang berprestasi. Dalam kesempatan ini Bapak Widyo Winarso menyampaikan bahwa sebagai pengembang kemapuan softskill, mahasiswa wajib didukung. Beliau secara lugas juga menambahkan, “Jika tidak mendukung, maka jangan menghalangi”. Begitu pentingnya dukungan untuk kemajuan mahasiswa hingga setiap kegiatan mahasiswa pasti memiliki dana bantuan dari Kemeristekdikti. Selain NUDC dan KDMI, Bapak Widyo menjelaskan agenda tahunan lain termasuk didalamnya adalah Kontes Robot, Pilmapres, Program Kreativitas Mahasiswa, NUDC, KDMI dan berbagai kompetisi lain.

Dalam kesempatan ini pula, narasumber kedua yakni Rizal Kuddah, Dosen Universitas Airlangga, Trainer Debat, dan Juri Debat Nasional mengutarakan pentingnya salah satu kegiatan mahasiswa tingkat regional dan nasional sebagai salat satu alat mengukur kreativitas, pola pikir kritis dan kemahiran komunikasi yakni NUDC (Nasional University Debating Championship) dan KDMI (Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia). NUDC dan KDMI menjadi sorotan dalam sosialisasi ini karena dianggap penting namun belum memiliki agenda tetap. Dalam pemaparannya Rizal memberikan motivasi kepada hadirin untuk dapat mengikutsertakan mahasiswanya dalam kompetisi ini. Hal ini juga akan menjadi pemicu mahasiswa menambah minat baca atau literasi . “Karena kunci seorang debater handal adalah membaca dan berpikir kritis”, tukas Rizal. Setelah sesi tanya jawab selesai, Rizal sedikit memberikan bocoran host KDMI selanjutnya ialah Perbanas Surabaya yang bekerja sama dengan BNN yang tentu saja bertemakan Narkoba perkiraan di bulan Agustus. 

Semoga dengan adanya sosialisasi ini semakin memotivasi Mahasiswa untuk dapat mengembangkan softskill melalui extrakurikuler serta dapat meningkatkan kualitas diri dan lembaga